Cara memandikan bayi yang baik dan benar memang membutuhkan kehati-hatian dan
pengalaman. Oleh karena itu bagi ibu muda yang baru pertama kali memiliki anak
terkadang merasa takut memandikan sendiri bayi yang baru lahir karena belum
berani menyentuh sang bayi dengan alasan susunan tulang bayi yang masih lembut.
Akhirnya keputusan untuk menyewa jasa bidan pun menjadi pilihan utama dalam
memandikan bayi.
Ini memang cukup bagus untuk menghindari kesalahan akibat
minimnya pengetahuan kita. Namun apa yang terjadi jika kita dalam kondisi
sendiri, dalam artian sang bidan tidak bisa melayani? Apakah akan masih
memaksakan diri untuk memandikan bayi?
Kami menyarankan untuk tidak melakukan
hal itu, sebab ini menyangkut keselamatan bayi Anda tercinta. Oleh karena kami
pun bersimpati memberikan pengetahuan secara garis besar mengenai cara
memandikan bayi baru lahir yang dapat Anda simak di bawah ini.
1. menggunakan spons atau kain yang
dibasahi air hangat
2. Basuh wajah dan tangan bayi selama seminggu pertama serta
bersihkan juga area popok (alat kelamin dan bokong) setiap kali mengganti popok
anak
3. Bila tali pusar bayi sudah kering, lepas, serta bekas lukanya sudah
sembuh total, Anda dapat memandikan bayi di wadah yang lebih besar dan sesuai
ukuran tubuh bayi. Misalnya menggunakan baskom, baby bather, atau baby bath
bed.
4. Meskipun bayi belum bisa bergerak banyak, jangan pernah sekalipun
meninggalkan bayi. Selain itu, pastikan keran air dalam kondisi tertutup.
5. Berapa kali dalam sehari bayi dimandikan? Bayi baru lahir sebenarnya cukup
dimandikan 3 kali dalam seminggu karena bayi tidak banyak bergerak dan tidak
terekspos debu di luar rumah.
6. Terlalu sering memandikan bayi justru dapat
membuat kulit bayi kering. Lain halnya bila bayi sudah lebih besar dan aktif,
berkeringat, serta merangkak ke sana kemari.
7. Memandikan bayi sebaiknya hanya
memakan waktu paling lama 5 menit. Namun hal ini pun tergantung kepada respons
bayi Anda terhadap waktu mandi. Ada bayi yang senang berlama-lama bersentuhan
dengan air hangat, sementara bayi lain justru menangis selama dimandikan. Bila
memang bayi menangis, coba Anda mandi bersama dengannya sebagai cara
menenangkan bayi. Di sisi lain, terlalu lama memandikan bayi akan membuat air
mandi menjadi dingin sehingga bayi rentan sakit.
1. Bantal dan Handuk Jika Anda hanya
ingin melap bayi Anda, maka penggunaan bantal dan handuk akan sangat membantu
proses ini, apalagi tangan Anda kan harus terus-menerus memegang si kecil.
Letakkan bantal yang dibungkus dengan handuk dan baringkan bayi Anda di atasnya.
Jangan lupa, kegiatan ini sebaiknya Anda lakukan dalam ruangan yang tertutup,
agar bayi Anda tidak kedinginan.
2. Bak mandi bayi Sebelum Anda membawa bayi
Anda untuk dimandikan, pastikan bak mandi bayi sudah tersedia dan siap pakai.
Anda dapat melapis dasarnya dengan handuk atau spons, agar bayi Anda merasa
lebih nyaman dan juga aman. Penggunaan bak mandi ini biasanya untuk bayi yang
sudah agak besar.
3. Kain waslap Anda juga akan memerlukan kain waslap atau
spons mandi untuk bayi. Mulailah membuka pakaiannya satu per satu agar ia tidak
kedinginan. Basuh tubuhnya mulai dari bagian leher ke bawah.
4. Bola kapas Bola
kapas sangat membantu untuk membersihkan bagian sekitar mata bayi. Mulailah
membersihkannya mulai dari bagian dalam matanya ke arah bagian luar. Gunakan
bola kapas yang berbeda untuk setiap mata.
5. Handuk bertopi sangatlah baik untuk
mengeringkan bayi Anda setelah mandi. Ingatlah, jangan menggosok-gosokkan
handuk tersebut ke badannya, karena nanti kulitnya bisa lecet. Cukup
ditepuk-tepuk hingga kering.
6. Popok bersih Sebelum Anda memakaikan baju
kepadanya, sediakan dulu popok bersih untuknya.
7. Alkohol Jika tali pusar bayi
Anda masih menempel, maka Anda bisa menggunakan alkohol untuk menjaga kebersihannya.
Namun begitu, sebaiknya tanyakan dulu pada dokter Anda apakah memang penggunaan
alkohol tersebut dibolehkan untuk bayi Anda.
8. Produk kulit bayi Banyak
kontoversi seputar penggunaan lotion dan bedak untuk bayi. Yang jelas, hindari
penggunaan produk yang menggunakan parfum, serta hindari pemakaian bedak bubuk,
karena bisa menimbulkan gangguan pernafasan pada bayi Anda.
9. Pemakaian sabun pada bayi, sebenarnya bisa menganggu stabilitas pH tubuh bayi Anda.
Padahal, pH tubuhnya tersebut bisa membantu melindunginya dari berbagai kuman.
Nah, apapun sabun bayi yang Anda pilih, usahakan untuk memilih produk yang
bebas parfum dan hypoallergenic. Pemakaian sabun pun tidak perlu setiap hari…
cukup 1 kali setiap minggu atau bahkan setiap 2 minggu, hingga bayi Anda tumbuh
lebih besar dan berinteraksi dengan lebih banyak kotoran.
10. Shampoo bayi
Pilihlah yang tidak perih buat matanya. Gunakan shampoo 1 atau 2 kali setiap
minggu. Caranya :
1. Jatuhkan 2 atau 3 tetes shampoo pada kepala bayi Anda
2. lalu
gosoklah kulit kepalanya secara perlahan-lahan.
11. Gunting kuku Setelah ia
mandi, kukunya menjadi sangat lunak. Makanya ini merupakan waktu yang baik
untuk merapihkan kukunya.
12. Sikat halus Untuk membersihkan kerak atau kotoran
yang melekat di kulit kepala bayi Anda, gunakanlah sikat yang sangat halus.
Anda bisa melakukannya setiap hari, setelah mandi.
1. Pilih ruangan dengan suhu ruangan yang tidak terlalu dingin
maupun terlalu panas.
2. Siapkan sabun
mandi dan sampo khusus bayi, handuk, popok bersih, serta pakaiannya di sekitar
Anda.
3. Bila memakai bak atau baskom,
penuhi bak untuk menampung air mandi yang hangat dengan air setinggi 7 cm saja.
4. Hindari mencampurkan cairan ke dalam air mandi bayi Anda, air bersih saja sudah
cukup.
5. Masukkan bayi ke dalam air dimulai dari kakinya dan letakkan salah satu
tangan Anda untuk menopang leher serta kepala bayi.
6. Lalu, tuangkan air hangat
ke tubuh bayi agar ia tidak kedinginan.
7. Gunakan sabun dalam jumlah sedikit saja
supaya kulit bayi tidak kering.
8. Gunakan
kain atau spons mandi untuk membasuh sabun dari arah atas ke bawah, dan depan
ke belakang.
9. Selanjutnya, sabuni area kepala menggunakan sabun, diikuti area
mata dan wajah tanpa menggunakan sabun, serta area kemaluannya.
10. Bilas tubuh bayi dengan air kemudian
keringkan tubuhnya.
11. Angkat bayi dengan
tangan Anda menopang leher serta kepalanya, dan tangan lainnya menopang bagian
bokongnya.
12. Kunci jari-jari Anda mengeliling paha kecil bayi agar bayi tidak
tergelincir dari tangan Anda.
13. Jika
memungkinkan, ajak pasangan untuk memandikan bayi dan untuk menggendong bayi
menggunakan tangan yang kering agar memperkecil risiko bayi tergelincir.
14. Bungkus bayi dalam handuk dan tepuk-tepuk tubuhnya perlahan untuk memastikan
seluruh area tubuhnya kering.
15. Jika kulit
bayi masih dalam tahap pengelupasan, oleskan lotion khusus bayi setelah mandi.
Kemudian, pakaikan popok, pakaian, dan Anda pun selesai memandikan bayi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar